PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN
REFLEKSI TERBIMBING
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN
Oleh : Sri Widiastuti
CGP Angkatan 2 Kota Balikpapan
1. Bagaimana/sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?
Dilema Etika adalah benar lawan benar
yaitu suatu situasi yang dihadapi oleh seseorang dimana ia harus membuat keputusan tentang perilaku seperti apa yang tepat untuk dilakukannya
Bujukan Moral adalah Benar lawan salah
yaitu tindakan membujuk seseorang atau kelompok untuk bertindak dengan cara tertentu melalui permohonan retoris, persuasi, atau ancaman implisit dan eksplisit
PARADIGMA DILEMA ETIKA
- Individu lawan masyarakat ( Individual VS Comunity )Dalam paradigma ini ada pertentangan antara individu yang berdiri sendiri melawan sebuah kelompok yang lebih besar di mana individu ini juga menjadi bagiannya. Bisa juga konflik antara kepentingan pribadi melawan kepentingan orang lain, atau kelompok kecil melawan kelompok besar.
- Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)Dalam paradigma ini ada pilihan antara mengikuti aturan tertulis atau tidak mengikuti aturan sepenuhnya. Pilihan yang ada adalah memilih antara keadilan dan perlakuan yang sama bagi semua orang di satu sisi, dan membuat pengecualian karena kemurahan hati dan kasih sayang
- Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)Kejujuran dan kesetiaan seringkali menjadi nilai-nilai yang bertentangan dalam situasi dilema etika. Kadang kita perlu untuk membuat pilihan antara berlaku jujur dan berlaku setia (atau bertanggung jawab) kepada orang lain
- Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term) Yaitu memilih antara yang kelihatannya terbaik untuk saat ini dan yang terbaik untuk masa yangakan datang. Paradigma ini bisa terjadi di level personal dan permasalahan sehari-hari, atau pada level yang lebih luas, misalnya pada issue-issue dunia secara global
PRINSIP DILEMA ETIKA
- Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking)
- Berpikir Berbsais Peraturan ( Rule - Base Thingking)
- Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)
9 LANGKAH PENGAMBILAN DAN PENGUJIAN KEPUTUSAN
1. Apa nilai-nilai yang saling bertentangan dalam studi kasus tersebut?
2. Siapa yang terlibat dalam situasi tersebut ?
3. Apa fakta-fakta yang relevan dengan situasi tersebut ?
4. Mari kita lakukan pengujian benar atau salah terhadap situasi tersebut.
- Uji legal- Apakah ada aspek pelanggaran hukum dalam situasi tersebut?
- Uji regulasi- Apakah ada pelanggaran peraturan/kode etik profesi dalam kasus tersebut?
- Uji intuisi- Berdasarkan perasaan dan intuisi Anda, apakah ada yang salah dalam situasi ini?
- Uji Halaman Depan Koran- Apa yang Anda rasakan bila keputusan Anda dipublikasikan di halaman depan koran? Apakah Anda merasa nyaman? Bila Anda tidak merasa nyaman, kemungkinan kasus tersebut bukan kasus dilema etika, namun bujukan moral.
- Uji Panutan/Idola- Kira-kira, apa keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola Anda dalam situasi ini?
2. Tuliskan pengalaman Anda dalam menggunakan ketiga materi tersebut dalam proses Anda mengambil keputusan dalam situasi dilema etika yang Anda hadapi selama ini. Anda dapat juga menulis tentang sebuah situasi dilema etika yang dihadapi oleh orang lain serta keputusan yang diambil. Berilah ulasan berdasarkan 3 materi yang telah Anda pelajari di modul ini.
pengalaman ketika menemukan kasus
- Paradigma yang digunakan adalah
Paradigma keadilan lawan kasihan
- Prinsip yang mendasari pilihan pengambilan keputusan yang diambil adalah
Berpikir berbasis peraturan
sesuai peraturan PERMEN DIKBUD no.18 tahun 2018
pasal 9
Ø
9 Langkah pengambilan dan pengujian keputusan
pada studi kasus Bu Dian
1.Nilai-nilai
yang saling bertentangan dalam studi kasus Bu Dian
Rasa kasihan ingin membantu murid dapat membaca,
menulis dan berhitung yang bertentangan dengan nilai
kepatuhan sesuai peraturan perundang-undangan.
2. Siapa
yang terlibat dalam studi kasus ?
Bu
Dian dan anak murid TK Tralili
- Bu dian memikirkan cara mempersiapkan aktivitas
tahu murid
- Tuntutan masuk SD, murid TK sudah memiliki
- Peraturan perundang-undangan tidak boleh memaksa murid TK secara psikis dan fisik untuk memiliki kemampuan dasar calistung
- Apakah ada aspek pelanggaran hukum dalam situasi tersebut? (Uji legal)
Ada, sesuai PERMEN DIKBUD no.18 tahun 2018 pasal 9, tidak boleh memaksa anak secara psikis dan fisik untuk memiliki kemampuan calistung.
- Apakah ada pelanggaran peraturan/kode etik profesi dalam kasus tersebut? (Uji regulasi)
Berdasarkan kode etik Guru TK dalam memberikan pembelajaran harus disesuaikan dengan 6 aspek perkembangan anak usia dini dengan pembinaan mulai usia 0-6 tahun melalui pemberian rangsangan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar murid memiliki kesiapan memasuki pendidikan lebih lanjut
- Berdasarkan perasaan dan intuisi Anda, apakah ada yang salah dalam situasi
ini? (Uji intuisi)
Berdasarkan uji
intuisi, kami berpendapat bahwa kami akan tetap mengikuti peraturan yang
berlaku karena hal ini selalu direpetisi oleh pemangku kebijakan bahwa TK
adalah tempat bermain dan memberikan pengalaman menyenangkan kepada anak-anak.
- Apa yang anda rasakan bila keputusan Anda dipublikasikan di halaman depan
koran? Apakah anda merasa nyaman?
Tidak merasa nyaman,
karena tidak semua orang tua memaklumi
keputusan yang diambil.
- Kira-kira, apa keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola Anda dalam situasi ini?
Keputusan yang diambil oleh panutan dan
idola yaitu dengan
mematuhi peraturan perundang- undangan dengan
memberikan
kegiatan beraktivitas bermain dan menciptakan pengalaman baru
- Jika situasinya adalah situasi dilema etika, paradigma mana yang terjadi pada situasi tersebut? Keadilan vs rasa kasihan
6.Dari 3 prinsip penyelesaian dilema, prinsip mana yang akan dipakai ?
Berpikir berbasis peraturan
- Apakah ada sebuah
penyelesaian yang kreatif dan tidak terpikir sebelumnya untuk
menyelesaikan masalah ini (Investigasi Opsi Trilemma)?
- Ada, dengan mengajak murid berjalan berkeliling area sekolah (desain area sekolah dirancang untuk beraktivitas dengan gambar yang menyerupai huruf dan angka)
8. Apa keputusan yang akan Anda ambil?
- Keputusan yang kami ambil adalah mematuhi peraturan yang ada.
- Memberikan aktivitas dan pengalaman belajar yang menarik dan menimbulkan rasa ingin tahu yang tinggi, jika murid terstimulus untuk bertanya terkait huruf dan angka, maka kami akan menjelaskan tanpa harus menjadikan proses pembelajaran calistung yang wajib dilakukan
- Coba lihat lagi keputusan Anda dan refleksikan
Keputusan yang kami ambil sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kami akan terus berinovasi dan berkreasi
dalam mengembangkan aktivitas dan pengalaman belajar yang menarik
3. Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam situasi moral dilema? Kalau pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul ini?
sebelum mempelajari modul ini saya pernah mengalami pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran saat itu saya merasa bingung karena belum mengerti dan memahami bagaimana kasus itu harus di telaah dan dicari solusinya dan sekarang bedanya adalah sudah bisa membedakan mana dilema etika dan mana bujukan moral
4.Bagaimana dampak mempelajari materi ini buat Anda, perubahan apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?
dampaknya adalah saya tidak tergesa - gesa dalam mengambil keputusan ,saya kan lihat baik - baik apakah kasus ini termasuk dilema etika atau bujukan moral jika dilema etika maka saya akan menggunakan paradigma dan prinsip apa yang dipakai dan saya akan melanjutkan dengan 9 langkah yang akan saya gunakan dalam mengambil keputusan yang tepat


Komentar
Posting Komentar